kali ini sudah gelas kedua aku meneguk kopi hitamku
Aku tidak
mau
kalau disuruh percaya kebetulan
karena kuyakin
mengenalmu adalah sebuah keajaiban
Tiba-tiba
Pesan singkat darimu
menjadi penting bagiku
teleponmu menjadi candu
yang menghasilkan rindu
Namun sekarang semua ini telah berubah menjadi semu
Terima kasih pernah hadir dalam hidupku
Terima kasih pernah hadir untuk memperjuangkanku
Mungkin selama ini kau belum tahu
Usaha yang kulakukan untuk memperjuangkanmu
Lalu yang kau tahu, aku adalah orang melakukan banyak hal tanpa dasar cinta
Aku mulai kecanduan kamu
Namun kamu mengabaikanku, sehingga
Tak mengizinkan dirimu menjadi Obat penenangku.
Aku memang menyayangimu.
Tapi aku tak memaksa untuk kau bisa menyayangiku.
Aku memberimu perhatian lebih.
Tapi aku tak menuntutmu untuk memperhatikan aku juga.
Aku tau ini menyiksa. Tapi bukankah cinta diberi tanpa diminta?
Seandainya kamu tau
Melepaskan yang hampir tergenggam bukanlah hal yg mudah.
Semesta mengizinkan kita untuk saling melepaskan.
Bukan saling menggenggam.
Kita sedang dibentuk jadi lebih kuat karena keadaan. Berjanji untuk saling mendoakan ya ?
kalau disuruh percaya kebetulan
karena kuyakin
mengenalmu adalah sebuah keajaiban
Tiba-tiba
Pesan singkat darimu
menjadi penting bagiku
teleponmu menjadi candu
yang menghasilkan rindu
Namun sekarang semua ini telah berubah menjadi semu
Terima kasih pernah hadir dalam hidupku
Terima kasih pernah hadir untuk memperjuangkanku
Mungkin selama ini kau belum tahu
Usaha yang kulakukan untuk memperjuangkanmu
Lalu yang kau tahu, aku adalah orang melakukan banyak hal tanpa dasar cinta
Aku mulai kecanduan kamu
Namun kamu mengabaikanku, sehingga
Tak mengizinkan dirimu menjadi Obat penenangku.
Aku memang menyayangimu.
Tapi aku tak memaksa untuk kau bisa menyayangiku.
Aku memberimu perhatian lebih.
Tapi aku tak menuntutmu untuk memperhatikan aku juga.
Aku tau ini menyiksa. Tapi bukankah cinta diberi tanpa diminta?
Seandainya kamu tau
Melepaskan yang hampir tergenggam bukanlah hal yg mudah.
Semesta mengizinkan kita untuk saling melepaskan.
Bukan saling menggenggam.
Kita sedang dibentuk jadi lebih kuat karena keadaan. Berjanji untuk saling mendoakan ya ?
Tentunya masih dengan sosokmu yang dulu.
Senyum mu yang khas dengan gigi ala-ala kelincimu.
Dan ketika kita berjalan, tanganku tak luput dari genggaman erat tanganmu.
Selamat
merayakan ketidakmungkinan di antara kita.

0 komentar:
Posting Komentar