Jumat, 12 Desember 2014

Sometimes you have to walk away and let karma take over

Diposting oleh Nizza al husna di 19.23
Holaaaaaaaaa guys !!
I’m Back.
Udah lama banget engga nulis blog. Udah lama banget engga nyentuh mini diary ini. Dan kali ini gue dateng dengan kehidupan yang baru. Welcome to my new life !!! Setelah menjalani fase yang pekat akhir-akhir ini. Setelah menelan semua kebohongan dan menikmati pahitnya pengkhianatan. Finally, mencoba bangkit kembali dari semua keterpurukan. Yaaaah namanya juga idup guys J


Trauma???
Pernah ngejalanin hubungan yang sangat menyenangkan dengan seseorang. Hingga dia pun mempercayakan masa depannya kepada orang itu. Ketika dia mencoba melakukan semuaaaaa usaha yang terbaik semampunya. Di saat dia sayang-sayangnya, ternyata dia dikhianati, dibohongi, dijelek-jelekin, diinjek-injek. Dia pun kapok untuk percaya dan sayang sama orang lagi, sehingga dia memilih untuk hidup sendiri. Ya, gue takut kehilangan lagi, itulah kenapa gue males untuk memiliki.

Biasanya sih cewek yang lebih mudah trauma. Soalnya cewek akan malas untuk PeDe lagi sama orang baru, nunjukin hal-hal yang dia sembunyiin kepada orang baru, atau kenalan lagi sama keluarga baru. Siklus itu adalah siklus yang cukup berat buat cewek, soalnya pada dasarnya mereka adalah makhluk yang pemalu, tidak seterbuka cowok. Mereka cuma mau melakukan hal-hal itu kepada orang yang bener-bener mereka percaya. Tapi ya gitu deh.. Membangun kepercayaan itu tak sesusah mempertahankan kepercayaan. Namun yang lebih berat lagi adalah mengembalikan kepercayaan. Catet !! MENGEMBALIKAN KEPERCAYAAN. Remember guys, Kesetiaan itu mahal, maka jangan harap menemukannya pada orang yang murahan ! 

Tapi, menurut gue, hidup memang seperti itu. Kita harus tahu rasanya kecewa, agar kita tahu bagaimana cara menjaga saat dipercaya. Kita tidak boleh terjebak dalam trauma. Mungkin ini klise, tapi kalo kita terjebak di masa lalu, bagaimana mungkin siap menerima masa depan yang lebih indah? Kalo kita selalu terduduk jongkok setelah dikecewakan dunia, bagaimana kita bisa mencapai jalan menuju surga? 

Orang-orang yang nggak bakal bisa membaik kehidupannya adalah mereka yang terlalu suka menjebak diri sendiri dalam indahnya nostalgia. Iya sih, kadang kita ngerasa masa lalu yang indah itu nggak terlupakan karena kita tau itu nggak bakal bisa terulang lagi di masa depan. Tapi kenapa kita nggak mengusahakan masa depan yang lebih indah lagi dari apa yang udah pernah kita dapatkan?

Harapan adalah pemicu sakit hati yang lebih besar lagi kelak saat kamu tau harapan itu nggak mungkin bisa jadi kenyataan. Yaaa, gak bisa dipungkiri kadang harapan-harapan itu selalu ada bahkan sangat besar. Sometimes, berharap doi bisa berubah, sometimes berharap doi meminta maaf dan memperbaiki semuanya. Bahkan terkadang berharap doi melakukan usaha keras untuk mengejar kita. Tapi kalo dipikir-pikir lagi untuk apa berharap yang ga pasti. Bukankah pendusta sulit untuk berubah, right? Kata orang, balikan itu kaya baca buku dua kali, kenapa tuh za? Ya gitu, ending nya SAMA AJA. Hahaha.

Banyak hal di dunia ini yang memang tak sejalan dengan harapan. Kadang sudah menyayangi dengan tulus dan ikhlas pun masih saja diberi kecewa. Kadang sudah setia pun masih saja diduakan. Hidup itu lucu, memberi kita rasa cinta tapi diselingin dengan banyak kekecewaan. Tak semua tulus berjalan mulus, terkadang tulus itulah yang membuat kita lulus dengan banyaknya cobaan. Kelak suatu saat yang mengecewakanmu akan tersadar bahwa pengganti yang baik, tak akan bisa menggantikan yang tulus.

hmmm guys, maybe hidup itu terlalu singkat untuk menangisi masa lalu yang indah dan nggak bisa terulang. Lebih baik kita bangkit dan menciptakan "masa lalu yang indah" lagi untuk dikenang di masa depan. Daripada cuma terdiam sampe kamu nyadar kamu nggak ngelakuin apa-apa dan nggak punya apa-apa kelak. Sometimes you have to walk away and let karma take over :) 

Berhenti berharap kepada orang yang nggak bisa diharapkan. Jangan pula berharap dia akan balas budi atas segala yang udah kita lakukan. Kalo kita ngerasa udah banyak ngasih kebaikan, nggak usah berharap segera dapet balasan. Percayain aja sama Tuhan. Yakinlah kebaikan yang kita lakuin selama ini mungkin suatu saat nanti akan dibales dengan cara yang berbeda.. Yaaa yang penting kan kita udah baik, masalah dia mau bales kebaikan atau kejahatan itu urusan dia sama Tuhan kan?? Selama kita masih percaya semua ada yang ngatur, kita nggak bakal ngambil keputusan hidup dengan cara yang ngawur.

Just remember,You've got nothing to lose, kalo apa yang kamu lakuin itu emang tulus”
J

Sedalam apapun perasaan dulu dalam berhubungan asmara, kalo akhirnya berakhir juga, bukan jodoh namanya. Yang sempurna di matamu, belum tentu yang terbaik di mata Tuhan kan? Kalo udah gitu, yang bisa kita lakuin cuma belajar aja. Ambil apa yang bisa jadi bekal kita buat hubungan kita kelak. Dan ingat, yang terbaik itu ada, kita hanya perlu bersabar sebentar, karena waktu menuju ke sana sengaja disiapkan Tuhan agar kita mampu belajar.

Kalo kita mau lebih peka, sebenernya sejahat apapun mantan, pastinya dia meninggalkan pelajaran. Bisa disimpulkan,

"Mantan-mantan itu adalah anak tangga menuju puncak jodoh paling sempurna".
 Jadi, injeklah mantan-mantanmu itu sampe kamu dapet jodoh terbaik bagimu. :')



Percayalah, Gue Gak Bakal Mati Cuma Karena Lo Tinggal pergi :D 

0 komentar:

Jumat, 12 Desember 2014

Sometimes you have to walk away and let karma take over

Diposting oleh Nizza al husna di 19.23
Holaaaaaaaaa guys !!
I’m Back.
Udah lama banget engga nulis blog. Udah lama banget engga nyentuh mini diary ini. Dan kali ini gue dateng dengan kehidupan yang baru. Welcome to my new life !!! Setelah menjalani fase yang pekat akhir-akhir ini. Setelah menelan semua kebohongan dan menikmati pahitnya pengkhianatan. Finally, mencoba bangkit kembali dari semua keterpurukan. Yaaaah namanya juga idup guys J


Trauma???
Pernah ngejalanin hubungan yang sangat menyenangkan dengan seseorang. Hingga dia pun mempercayakan masa depannya kepada orang itu. Ketika dia mencoba melakukan semuaaaaa usaha yang terbaik semampunya. Di saat dia sayang-sayangnya, ternyata dia dikhianati, dibohongi, dijelek-jelekin, diinjek-injek. Dia pun kapok untuk percaya dan sayang sama orang lagi, sehingga dia memilih untuk hidup sendiri. Ya, gue takut kehilangan lagi, itulah kenapa gue males untuk memiliki.

Biasanya sih cewek yang lebih mudah trauma. Soalnya cewek akan malas untuk PeDe lagi sama orang baru, nunjukin hal-hal yang dia sembunyiin kepada orang baru, atau kenalan lagi sama keluarga baru. Siklus itu adalah siklus yang cukup berat buat cewek, soalnya pada dasarnya mereka adalah makhluk yang pemalu, tidak seterbuka cowok. Mereka cuma mau melakukan hal-hal itu kepada orang yang bener-bener mereka percaya. Tapi ya gitu deh.. Membangun kepercayaan itu tak sesusah mempertahankan kepercayaan. Namun yang lebih berat lagi adalah mengembalikan kepercayaan. Catet !! MENGEMBALIKAN KEPERCAYAAN. Remember guys, Kesetiaan itu mahal, maka jangan harap menemukannya pada orang yang murahan ! 

Tapi, menurut gue, hidup memang seperti itu. Kita harus tahu rasanya kecewa, agar kita tahu bagaimana cara menjaga saat dipercaya. Kita tidak boleh terjebak dalam trauma. Mungkin ini klise, tapi kalo kita terjebak di masa lalu, bagaimana mungkin siap menerima masa depan yang lebih indah? Kalo kita selalu terduduk jongkok setelah dikecewakan dunia, bagaimana kita bisa mencapai jalan menuju surga? 

Orang-orang yang nggak bakal bisa membaik kehidupannya adalah mereka yang terlalu suka menjebak diri sendiri dalam indahnya nostalgia. Iya sih, kadang kita ngerasa masa lalu yang indah itu nggak terlupakan karena kita tau itu nggak bakal bisa terulang lagi di masa depan. Tapi kenapa kita nggak mengusahakan masa depan yang lebih indah lagi dari apa yang udah pernah kita dapatkan?

Harapan adalah pemicu sakit hati yang lebih besar lagi kelak saat kamu tau harapan itu nggak mungkin bisa jadi kenyataan. Yaaa, gak bisa dipungkiri kadang harapan-harapan itu selalu ada bahkan sangat besar. Sometimes, berharap doi bisa berubah, sometimes berharap doi meminta maaf dan memperbaiki semuanya. Bahkan terkadang berharap doi melakukan usaha keras untuk mengejar kita. Tapi kalo dipikir-pikir lagi untuk apa berharap yang ga pasti. Bukankah pendusta sulit untuk berubah, right? Kata orang, balikan itu kaya baca buku dua kali, kenapa tuh za? Ya gitu, ending nya SAMA AJA. Hahaha.

Banyak hal di dunia ini yang memang tak sejalan dengan harapan. Kadang sudah menyayangi dengan tulus dan ikhlas pun masih saja diberi kecewa. Kadang sudah setia pun masih saja diduakan. Hidup itu lucu, memberi kita rasa cinta tapi diselingin dengan banyak kekecewaan. Tak semua tulus berjalan mulus, terkadang tulus itulah yang membuat kita lulus dengan banyaknya cobaan. Kelak suatu saat yang mengecewakanmu akan tersadar bahwa pengganti yang baik, tak akan bisa menggantikan yang tulus.

hmmm guys, maybe hidup itu terlalu singkat untuk menangisi masa lalu yang indah dan nggak bisa terulang. Lebih baik kita bangkit dan menciptakan "masa lalu yang indah" lagi untuk dikenang di masa depan. Daripada cuma terdiam sampe kamu nyadar kamu nggak ngelakuin apa-apa dan nggak punya apa-apa kelak. Sometimes you have to walk away and let karma take over :) 

Berhenti berharap kepada orang yang nggak bisa diharapkan. Jangan pula berharap dia akan balas budi atas segala yang udah kita lakukan. Kalo kita ngerasa udah banyak ngasih kebaikan, nggak usah berharap segera dapet balasan. Percayain aja sama Tuhan. Yakinlah kebaikan yang kita lakuin selama ini mungkin suatu saat nanti akan dibales dengan cara yang berbeda.. Yaaa yang penting kan kita udah baik, masalah dia mau bales kebaikan atau kejahatan itu urusan dia sama Tuhan kan?? Selama kita masih percaya semua ada yang ngatur, kita nggak bakal ngambil keputusan hidup dengan cara yang ngawur.

Just remember,You've got nothing to lose, kalo apa yang kamu lakuin itu emang tulus”
J

Sedalam apapun perasaan dulu dalam berhubungan asmara, kalo akhirnya berakhir juga, bukan jodoh namanya. Yang sempurna di matamu, belum tentu yang terbaik di mata Tuhan kan? Kalo udah gitu, yang bisa kita lakuin cuma belajar aja. Ambil apa yang bisa jadi bekal kita buat hubungan kita kelak. Dan ingat, yang terbaik itu ada, kita hanya perlu bersabar sebentar, karena waktu menuju ke sana sengaja disiapkan Tuhan agar kita mampu belajar.

Kalo kita mau lebih peka, sebenernya sejahat apapun mantan, pastinya dia meninggalkan pelajaran. Bisa disimpulkan,

"Mantan-mantan itu adalah anak tangga menuju puncak jodoh paling sempurna".
 Jadi, injeklah mantan-mantanmu itu sampe kamu dapet jodoh terbaik bagimu. :')



Percayalah, Gue Gak Bakal Mati Cuma Karena Lo Tinggal pergi :D 

0 komentar on "Sometimes you have to walk away and let karma take over"

 

Nizza Al Husna Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea