Kamis, 05 April 2012

Hanya karena Dia mencintaimu

Diposting oleh Nizza al husna di 02.24 0 komentar
"Hanya Karena Dia Mencintaimu"

Mungkin, kau lupa bahwa ada seseorang yang membiarkan air matanya terbujur kaku dipipinya, hanya karena dia tidak ingin melihat perubahanmu, hanya karena dia MENCINTAIMU."


Aku baru tahu ternyata kau memiliki kemampuan unik. Kemampuan yang mungkin tidak dimiliki oleh pria-pria lainnya, membuat mata wanita bengkak karena terlalu lama menangisi sesuatu yang sempat kau sebut dengan mudah dan kau lupakan dengan mudah, cinta.

Kedatanganmu begitu sempurna, kaumembawa bekal yang katanya cinta, menghampiriku dengan janji-janji bisu yang terlihat akan kautepati. Lalu, kita mencoba untuk berjalan bersama, "menutup telinga" dari banyak cemooh dan hujatan orang-orang yang tak tahu apa-apa tentang kita.

Beberapa bulan berlalu, kamu terlalu sibuk dengan sesuatu yang harus kaukejar dan kauraih, kariermu. Kaumelupakan seseorang yang selalu berada disampingmu. Kaumelupakan seseorang yang beberapa bulan terakhir bersedia menyiapkan telinganya untukmu, hanya untuk mendengar ceritamu. Kaumelupakan seseorang yang menjadi pelampiasan amarahmu, yang kausakiti hatinya saat kaulelah dengan semua rutinitasmu. Kaumelupakan seseorang yang berusaha meluangkan waktunya hanya untuk memastikan bahwa kesehatanmu terjaga dengan baik. Kaumelupakanku yang berusaha bertahan untukmu.

Sebenarnya, aku ini kau anggap apa? Sesekali kau mengemis, sesekali kau berlaku sadis. Seringkali kau baik, seringkali kau picik. Bisakah kau berhenti menjadikanku "boneka"? Aku seperti benda mati yang bisa kau sakiti sesuka hati. Aku layaknya robot tak berperasaan yang bisa kau bodohi kapanpun kau mau.

Kali ini aku sadar, bahwa usaha "bertahan" yang kulakukan hanya kauanggap sebagai sampah. Usahaku hanya kauanggap sebagai sesuatu yang tak pantas kau hargai. Kau berubah menjadi sesuatu yang kutakuti, menjadi manusia lain yang tak pernah kuketahui.

Aku sadar bahwa kau lebih mencintai duniamu daripada aku. Aku sadar bahwa kau lebih memikirkan keegoisanmu daripada kebahagiaanku. Semakin lama aku semakin yakin bahwa aku tak mampu lagi mengimbangimu. Aku tak mampu lagi menjadi sosok tegar yang mengokohkan langkah tegakmu.

Aku hanya masa lalu yang mencoba untuk menyadarkanmu, karena mungkin kaulupa bahwa ada seseorang yang membiarkan air matanya terbujur kaku dipipinya, hanya karena dia tidak ingin melihat perubahanmu, hanya karena dia MENCINTAIMU.


with love :) Nizza

Woman

Diposting oleh Nizza al husna di 01.32 0 komentar
WOMAN
Halo sekian milyar perempuan di seluruh dunia .
Hai, apa kabar? Masih sama dia? Masih mikirin dia? atau masih nangis-nangis tiap malam?

Halo, yang lagi suka diam-diam, susah ya jadi perempuan. Cuma bisa nge-stalk social account dia satu-satu. Terus bete sendiri tiap lihat dia dekat sama perempuan lain.

Halo yang lagi digantung sama gebetannya, susah ya jadi perempuan.Cuma bisa nunggu di sms, itu pun kamu jadi mainan tarik-ulur. Hari ini ramah, besoknya dijutekin minta ampun. Jemuran aja lebih dihargai loh, meski digantung pasti diangkat kan? kamu kok mau aja digantungin.

Halo yang lagi berantem sama pacarnya, susah ya jadi perempuan. Cuma bisa nunggu dia minta maaf. Suka gengsi dong kalau kita minta maaf duluan, mending kalau didengar, kalau nggak, harakiri aja deh.

Halo yang jaim-jaiman sama pacarnya, susah ya jadi perempuan. Salah sendiri sih punya pacar yang gak akrab. Jadi sama-sama canggung. Sama-sama pakai topeng. Malah gak jadi diri sendiri.

Halo yang pura-pura suka sama pacarnya, susah ya jadi perempuan. Kalau nolak nanti dikira jual mahal, tapi kalau nerima nanti dikira munafik. Katanya sih, daripada suka sama orang yang gak suka balik sama kita, mending terima orang yang suka sama kita, meski kitanya gak suka. Tapi aneh dong, pacarnya siapa, bahagianya sama siapa.

Halo yang lagi cemburu, susah ya jadi perempuan. Mau ngaku, dibilang cemburuan. Gak ngaku, dikira gak peduli. Akhirnya mendem sendiri ya? Eh, jadi ngebatin sendiri.

Halo yang lagi kangen, susah ya jadi perempuan. Dia sibuk ya? Kalau diem aja, capek sendiri. Kalau bilang kangen, nanti dikira gak pengertian.

Halo yang baru diputusin, susah ya jadi perempuan. Gengsi kan kalau mau ngaku gak rela? Jadi ngabisin tisu berapa kotak tuh? Sampai gak mau makan. Selama kamu gak salah apa-apa, berarti dia yang bego karena gak menyadari betapa hebatnya kamu, yang masih bertahan bahkan ketika dia mundur.

Halo yang lagi nyari-nyari kabar tentang mantan, susah ya jadi perempuan. Cuma bisa nyengir kuda waktu tau dia lagi deketin yang baru. Masa juga sih mau nangis-nangis minta balikan? Ketawa sama tembok aja deh.

Halo yang ngeceng-diam-jaim, susah ya jadi perempuan. Apalagi perempuan pendiam. Yang lain pada koar-koar ngejar gebetannya. Eh, kita cuma diam aja. Mending kehilangan harga diri atau dia? Tapi masa juga sih kita harus make a move duluan?

Halo yang lagi single, atau masih single? Susah ya jadi perempuan. Tenang aja, The smarter the woman is, the more difficult it is for her to find the right man. Gak percaya? Kalau kamu perempuan baik pasti maunya sama yang baik juga kan? Dan buat nyari yang baik luar-dalam-depan-belakang itu gak mudah.

Halo yang lagi move on, susah ya jadi perempuan. Nonton dikit, inget lagi. Buka twitter, inget lagi. Nabrak yang bermuka mirip, inget lagi. Lihat orang pacaran pun ngenes sendiri. Don’t dumb yourself down for the one who isn’t worth your tears. Dia gak akan ngontak kamu. Gak akan peduli sekalipun tau kamu nangis. Bakal pamer kalau udah punya pacar baru. Dan pasti ada yang lebih baik dari dia. Gak percaya? Sama sih, gue juga.

Duh, kamu gak setiap hari makan cinta kan? Berhenti deh mengagung-agungkan lima huruf berawalan C dan diakhiri A. Lagi jatuh cinta? Lagi sakit hati? Bumi berputar kok. Nanti juga berlalu. Pada akhirnya pilihannya cuma ditinggal atau tinggalkan.

Kamis, 05 April 2012

Hanya karena Dia mencintaimu

Diposting oleh Nizza al husna di 02.24 0 komentar
"Hanya Karena Dia Mencintaimu"

Mungkin, kau lupa bahwa ada seseorang yang membiarkan air matanya terbujur kaku dipipinya, hanya karena dia tidak ingin melihat perubahanmu, hanya karena dia MENCINTAIMU."


Aku baru tahu ternyata kau memiliki kemampuan unik. Kemampuan yang mungkin tidak dimiliki oleh pria-pria lainnya, membuat mata wanita bengkak karena terlalu lama menangisi sesuatu yang sempat kau sebut dengan mudah dan kau lupakan dengan mudah, cinta.

Kedatanganmu begitu sempurna, kaumembawa bekal yang katanya cinta, menghampiriku dengan janji-janji bisu yang terlihat akan kautepati. Lalu, kita mencoba untuk berjalan bersama, "menutup telinga" dari banyak cemooh dan hujatan orang-orang yang tak tahu apa-apa tentang kita.

Beberapa bulan berlalu, kamu terlalu sibuk dengan sesuatu yang harus kaukejar dan kauraih, kariermu. Kaumelupakan seseorang yang selalu berada disampingmu. Kaumelupakan seseorang yang beberapa bulan terakhir bersedia menyiapkan telinganya untukmu, hanya untuk mendengar ceritamu. Kaumelupakan seseorang yang menjadi pelampiasan amarahmu, yang kausakiti hatinya saat kaulelah dengan semua rutinitasmu. Kaumelupakan seseorang yang berusaha meluangkan waktunya hanya untuk memastikan bahwa kesehatanmu terjaga dengan baik. Kaumelupakanku yang berusaha bertahan untukmu.

Sebenarnya, aku ini kau anggap apa? Sesekali kau mengemis, sesekali kau berlaku sadis. Seringkali kau baik, seringkali kau picik. Bisakah kau berhenti menjadikanku "boneka"? Aku seperti benda mati yang bisa kau sakiti sesuka hati. Aku layaknya robot tak berperasaan yang bisa kau bodohi kapanpun kau mau.

Kali ini aku sadar, bahwa usaha "bertahan" yang kulakukan hanya kauanggap sebagai sampah. Usahaku hanya kauanggap sebagai sesuatu yang tak pantas kau hargai. Kau berubah menjadi sesuatu yang kutakuti, menjadi manusia lain yang tak pernah kuketahui.

Aku sadar bahwa kau lebih mencintai duniamu daripada aku. Aku sadar bahwa kau lebih memikirkan keegoisanmu daripada kebahagiaanku. Semakin lama aku semakin yakin bahwa aku tak mampu lagi mengimbangimu. Aku tak mampu lagi menjadi sosok tegar yang mengokohkan langkah tegakmu.

Aku hanya masa lalu yang mencoba untuk menyadarkanmu, karena mungkin kaulupa bahwa ada seseorang yang membiarkan air matanya terbujur kaku dipipinya, hanya karena dia tidak ingin melihat perubahanmu, hanya karena dia MENCINTAIMU.


with love :) Nizza

Woman

Diposting oleh Nizza al husna di 01.32 0 komentar
WOMAN
Halo sekian milyar perempuan di seluruh dunia .
Hai, apa kabar? Masih sama dia? Masih mikirin dia? atau masih nangis-nangis tiap malam?

Halo, yang lagi suka diam-diam, susah ya jadi perempuan. Cuma bisa nge-stalk social account dia satu-satu. Terus bete sendiri tiap lihat dia dekat sama perempuan lain.

Halo yang lagi digantung sama gebetannya, susah ya jadi perempuan.Cuma bisa nunggu di sms, itu pun kamu jadi mainan tarik-ulur. Hari ini ramah, besoknya dijutekin minta ampun. Jemuran aja lebih dihargai loh, meski digantung pasti diangkat kan? kamu kok mau aja digantungin.

Halo yang lagi berantem sama pacarnya, susah ya jadi perempuan. Cuma bisa nunggu dia minta maaf. Suka gengsi dong kalau kita minta maaf duluan, mending kalau didengar, kalau nggak, harakiri aja deh.

Halo yang jaim-jaiman sama pacarnya, susah ya jadi perempuan. Salah sendiri sih punya pacar yang gak akrab. Jadi sama-sama canggung. Sama-sama pakai topeng. Malah gak jadi diri sendiri.

Halo yang pura-pura suka sama pacarnya, susah ya jadi perempuan. Kalau nolak nanti dikira jual mahal, tapi kalau nerima nanti dikira munafik. Katanya sih, daripada suka sama orang yang gak suka balik sama kita, mending terima orang yang suka sama kita, meski kitanya gak suka. Tapi aneh dong, pacarnya siapa, bahagianya sama siapa.

Halo yang lagi cemburu, susah ya jadi perempuan. Mau ngaku, dibilang cemburuan. Gak ngaku, dikira gak peduli. Akhirnya mendem sendiri ya? Eh, jadi ngebatin sendiri.

Halo yang lagi kangen, susah ya jadi perempuan. Dia sibuk ya? Kalau diem aja, capek sendiri. Kalau bilang kangen, nanti dikira gak pengertian.

Halo yang baru diputusin, susah ya jadi perempuan. Gengsi kan kalau mau ngaku gak rela? Jadi ngabisin tisu berapa kotak tuh? Sampai gak mau makan. Selama kamu gak salah apa-apa, berarti dia yang bego karena gak menyadari betapa hebatnya kamu, yang masih bertahan bahkan ketika dia mundur.

Halo yang lagi nyari-nyari kabar tentang mantan, susah ya jadi perempuan. Cuma bisa nyengir kuda waktu tau dia lagi deketin yang baru. Masa juga sih mau nangis-nangis minta balikan? Ketawa sama tembok aja deh.

Halo yang ngeceng-diam-jaim, susah ya jadi perempuan. Apalagi perempuan pendiam. Yang lain pada koar-koar ngejar gebetannya. Eh, kita cuma diam aja. Mending kehilangan harga diri atau dia? Tapi masa juga sih kita harus make a move duluan?

Halo yang lagi single, atau masih single? Susah ya jadi perempuan. Tenang aja, The smarter the woman is, the more difficult it is for her to find the right man. Gak percaya? Kalau kamu perempuan baik pasti maunya sama yang baik juga kan? Dan buat nyari yang baik luar-dalam-depan-belakang itu gak mudah.

Halo yang lagi move on, susah ya jadi perempuan. Nonton dikit, inget lagi. Buka twitter, inget lagi. Nabrak yang bermuka mirip, inget lagi. Lihat orang pacaran pun ngenes sendiri. Don’t dumb yourself down for the one who isn’t worth your tears. Dia gak akan ngontak kamu. Gak akan peduli sekalipun tau kamu nangis. Bakal pamer kalau udah punya pacar baru. Dan pasti ada yang lebih baik dari dia. Gak percaya? Sama sih, gue juga.

Duh, kamu gak setiap hari makan cinta kan? Berhenti deh mengagung-agungkan lima huruf berawalan C dan diakhiri A. Lagi jatuh cinta? Lagi sakit hati? Bumi berputar kok. Nanti juga berlalu. Pada akhirnya pilihannya cuma ditinggal atau tinggalkan.
 

Nizza Al Husna Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea